Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Tak berfungsi sejak dibangun pada tahun 2018 lalu, beredar kabar pipa penyalur air untuk pampsimas yang berlokasi di Desa Teluk Ketapang, kecamatan Senyerang dijual. Minggu (21/12/2025).
Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang berada di Desa Teluk Ketapang , Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang di bangun sekitar tahun 2018 lalu tidak berfungsi sampai saat ini.
Kepada media ini masyarakat Desa Teluk Ketapang mengatakan bahwa memang benar pipa yang dipergunakan untuk mengalirkan Air Pamsimas tersebut di jual.
“Gimana kami mau merasakan aliran air Pamsimas itu bang pipanya saja di jual di Parit 12 Pudin,.”Jelas warga Desa Teluk Ketapang.
Warga juga menjelaskan, sejak dibangun beberapa tahun lalu pampsimas tersebut tidak pernah memberikan manfaat bagi masyarakat.
” Sejak dibangun sampai hari ini kami tidak pernah ada air bersih dari pampsimas tersebut, apalagi sekarang kabarnya pipa penyalur air tersebut telah dijual, “sebutnya.
Pj kepala Desa Teluk Ketapang, Zahrul Wafa Ruslan saat dikonfirmasi membenarkan jika pampsimas tersebut dibangun pada tahun 2018 lalu.
” Informasi yang saya dapat dari masyarakat seperti itu, dan kabarnya itu dibangun pada 2018 lalu, ” kata pj kades saat dikonfirmasi via telepon.
Saat ditanya terkait penjualan pipa penyalur air oleh oknum pengurus pampsimas pj kades belum mengetahui hal itu.
” Kalau soal itu saya belum tau, karna pampsimas ini kan ada pengurus nya dari unsur masyarakat, “jelasnya.
Terpisah sekdes Desa Teluk Ketapang Muamar saat dikonfirmasi juga membenarkan jika proyek pampsimas di Desa Teluk Ketapang dibangun pada 2018 silam.
Dia juga menerangkan bahwa hingga saat ini pamsimas tersebut masih berfungsi dan mengalihkan air ke rumah warga.
” Masih berfungsi dan ada sekitar 5 rumah warga yang memanfaatkan air bersih dari pampsimas tersebut, ” jelasnya saat dikonfirmasi media sambungan telepon.
Disinggung soal adanya asset pampsimas berupa pipa yang dijual sehingga program air bersih tersebut tidak dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat sekitar.
” Kalau soal penjualan pipa saya tidak tau dan tidak pernah mendengar, karena pada saat selesai dibangun pengelolaan pampsimas langsung di serahkan ke KKM bukan ke pemerintah Desa, “ungkapnya.
Sayangnya hingga berita ini diterbitkan belum diketahui siapa oknum yang telah menjual aset negara berupa pipa pampsimas di Desa Teluk Ketapang.(S2)