Lantangjambi.id, Tanjabbarat,- Kegiatan Proyek pemeliharaan Musholla Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus mendapat sorotan dari sejumlah pihak mulai dari eksekutif, legislatif dan Aliansi serta publik.
Pasalnya, proyek musholla yang saat ini tengah dikerjakan diduga tidak sesuai dengan DPA, dimana diketahui dalam DPA proyek berjudul pemeliharaan mushola, sementara bukti fisik bangunan musholla tidak ada terlihat dilokasi sekitar lingkungan Dinkes.
Terpantau dilapangan proyek dikerjakan bangun baru, saat ini proyek masih dalam tahap pekerjaan oleh rekanan kontraktor.
Meski pekerjaan menuai ragam sorotan karena dinilai ada kejanggalan,namun sampai sejauh ini tidak ada terdengar upaya dari pihak yang berwenang untuk menindak lanjutinya permasalahan justru tetap melanjutkan pekerjaan.
Sementara itu salah satu mantan ASN Inspektorat Tanjab Barat saat diminta tanggapan terkait persoalan proyek musholla Dinkes yang diduga tidak sesuai DPA mengatakan jika tetap dibangun DPA harus direvisi.
” Bila pemeliharaan dalam DPA bunyinya, seharusnya dilaksanakan pemeliharaan, bukan baru,kalaupun tetap dilaksanakan bangunan baru itu harus di revisi.”ujarnya pada media.
Sayangnya hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari dinas kesehatan kabupaten Tanjab Barat, terkait sejumlah kejanggalan dalam proyek musholla tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Tanjab Barat, Zaharuddin selaku penanggung jawab kegiatan dan pengguna anggaran di dinas kesehatan hingga saat ini belum berhasil di konfirmasi, baik secara langsung maupun via telepon.(S2)