Fender Pelabuhan Roro Berganti Ban Mobil Bekas, Proyek Bernilai Ratusan Juta Terkesan Mubajir 

Posted by : admin Februari 22, 2025

 

Lantangjambi, Tanjabbar – Dianggarkan ratusan juta oleh pemerintah kabupaten Tanjab Barat proyek dinas perhubungan terkesan Mubajir. Pasalnya Fender pelabuhan Roro Kuala Tungkal yang sebelumnya dibangun dengan dana ratusan juta, saat ini berganti menggunakan Ban Mobil bekas. Sabtu (22/2/2025).

Kondisi fender di pelabuhan Roro Kualatungkal, kabupaten Tanjung Jabung Barat,Provinsi Jambi jadi sorotan publik. Pasalnya,fender atau alat yang melindungi kapal dari benturan langsung dengan dermaga yang sebelumnya terpasang justru saat ini telah berganti dengan ban mobil bekas.

Menurut warga Fender itu baru saja dibangun melalui proyek yang bersumber dari dana APBD Tanjab Barat, kenapa sekarang justru berganti dengan ban mobil.

“Kemana hilangnya fender kapal itu, proyek bernilai ratusan juta kenapa jadi ban mobil bekas yang terpasang, ” kata warga.

Menurut publik proyek fender kapal  tersebut belum berapa tahun umurnya, kenapa cepat rusak ? Selain tidak layak hilangnya Fender yang sebelumnya di bangun melalui APBD Tanjab Barat merupakan bentuk kelalaian pihak pelabuhan.

“Kita khawatirnya nanti pada saat kapal besar bersandar tapi tidak ada fender sebagai penahan, pasti kapal itu akan menghantam pinggiran beton dan lama kelamaan bisa pecah dan hancur sebab Ban Mobil yang di pasang bukan fender,”ujarnya warga yang merasa khawatir melihat kondisi fender yang menggunakan ban bekas.

Dari pantauan media dilokasi tidak ada terlihat fender kapal terpasang di titik pelabuhan Roro sebagai mana layaknya sebuah pelabuhan tempat bersandarnya kapal. Justru yang terpantau hanya ada dua  Ban Mobil bekas yang dipasang saat salah satu kapal tengah berlabuh atau bersandar di pelabuhan Roro Kualatungkal tersebut.

Selain itu , terpantau juga adanya bekas pekerja proyek rehab ruang tunggu penumpang dan pembangunan pos jaga, terkait dua pekerjaan tersebut belum diketahui pasti berapa besar anggarannya untuk pembangunan proyek tersebut.

Sementara itu, terkait proyek Fender kapal ini Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjungjabung Barat, Samsul Juhari belum berhasil dikonfirmasi, baik secara langsung maupun melalui via telepon.

Terpisah Kasubag TU merangkap koordinator pelabuhan Roro dan Kordinator pelabuhan Lasdap Abdi saat dikonfirmasi kemana fender tersebut dan mengatakan bahwa Fender kapal tersebut ada.

” Satu fender ada di darat, satu lagi jatuh ke laut dan satu lagi masih nempel di dolphin,”jelasnya.

Ditanya  apa penyebab fender bisa jatuh kelat bukankah proyek pengerjaan fender dinas perhubungan kabupaten Tanjab Barat dikerjakan oleh kontraktor profesional ? 

” Fender yang jatuh kelaut akibat tersenggol sama kapal, sedangkan yang satu lagi kita buka karena sudah mau lepas jadi kita amankan di darat sebelum jatuh kelaut, ” jelasnya.

Menurutnya juga, fender yang jatuh kemarin memang sudah mau lepas pas kapal Citra Nusantara mau bersandar, saat olah gerak trus kapal nempel ke Pender terus jatuh.

Saat disingung  sejauhmana tanggung jawab pihak kapal, ada tidak dikenakan ganti rugi? namun sayangnya hingga berita ini di terbidkan tidak ada jawaban ataupun tanggapan lagi.

Sementara itu, bedasarkan informasi yang berhasil dihimpun awak media, bahwa proyek pembelian fender kapal untuk di pelabuhan Roro Kualatungkal tersebut, tidak sedikit  menguras anggaran pemerintah daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dari data yang berhasil didapat untuk pemasangan fender telah menelan anggaran sebesar 450 juta dari sumber dana APBD pada tahun 2022.

Menurut informasi, fender kapal  itu usulan dari Dinas Perhubungan Tanjab Barat,sebanyak tiga fender kapal, sayangnya saat ini yang ada dilokasi pelabuhan hanya ban mobil bekas.(S2)

RELATED POSTS
FOLLOW US