Soroti Soal Ponton Pelabuhan Roro Rusak, Warga Sarankan Tak Ada Aktivitas Diluar Jam Kerja 

Posted by : admin Agustus 20, 2025

 

Lantangjambi id, Tanjabbar, – Soroti soal kondisi ponton pelabuhan Roro Kualatungkal, kabupaten Tanjab Barat, rusak dan bocor, warga sarankan jangan ada lagi aktivitas di pelabuhan diluar jam kerja. Rabu (20/8/2025).

Kondisi ponton Pelabuhan Roro yang rusak berat serta bocor memicu keprihatinan berbagai pihak. Seorang pemuda bernama Ined menyarankan agar pemerintah melalui dinas terkait mengambil langkah tegas serta menerbitkan larangan agar tidak ada aktivitas diluar jam kerja pihak pelabuhan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Hari naas tak ada di kalender! Kita tidak pernah tau kapan musibah akan datang. Melihat kondisi ponton yang semakin miris, saya sangat khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, dan sudah selayaknya pemerintah melalui dinas terkait memberikan himbauan, ” katanya kepada media.

Dia juga menilai, larangan aktivitas di luar jam kerja sangat penting untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, terutama pada malam hari dengan kondisi ponton yang seperti itu hal apapun dapat terjadi.

“Pelabuhan Roro ini kan sentral transportasi. Kalau ada apa-apa, dampaknya bisa besar. Lebih baik mencegah daripada mengobati,”sebutnya.

Ined juga berharap agar Pemerintah Daerah segera mengambil tindakan perbaikan terhadap ponton Pelabuhan agar masyarakat atau pengguna jasa Pelabuhan Roro tidak merasa cemas dan khawatir.

“Jangan sampai menunggu ada korban baru bertindak. Ini demi keselamatan kita masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan,”tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Akibat lama tak tersentuh rehab ponton pelabuhan Roro Kualatungkal alami rusak berat dan terancam tenggelam. Selasa (19/8/2025)

Miris jika melihat kondisi ponton pelabuhan Roro Kualatungkal. Pasalnya selain kondisinya telah mengalami karat terpantau ponton juga sudah dalam keadaan bocor.

Ponton  yang merupakan bagian penting dari pelabuhan tempat tumpuan beban saat terjadi bongkar muat di pelabuhan seakan lolos dari perhatian pihak terkait. Dari pantauan media kondisi ponton terlihat keropos termakan usia, serta alami rusak berat dan bocor.

Kepala dinas perhubungan kabupaten Tanjab Barat, Samsul Jauhari saat dikonfirmasi media ini membenarkan jika kondisi ponton rusak akibat termakan usia.

” Iya benar kondisinya demikian, karena usia ponton tersebut sudah 10 tahun lebih sejak dibangun belum ada perehaban, ” katanya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp.

Saat ditanya apa langkah dan antisipasi pihak dishub terkait kondisi ponton yang bocor, sementara aktivitas bongkar muat di pelabuhan Roro terus berlangsung tiap Minggu.

” Besok saya minta kepada mitra Dishub lakukan kroscek lokasi, selanjutnya akan dilakukan pengelasan pada bagian yang bocor, ” jelasnya.

Menurutnya juga, kondisi ponton serta kerusakan telah kami usulkan ke pemerintah kabupaten Tanjab Barat untuk dianggarkan ponton baru mengingat kondisi ponton yang ada sudah tidak layak lagi.

” Sambil menunggu perbaikan atau ponton baru dari anggaran APBD Tanjab Barat, sementara ini ponton yang rusak akan dilas agar tidak tenggelam, “tutupnya.(S2)

RELATED POSTS
FOLLOW US