Proyek Dikerjakan Asal Jadi, Dinas Perkim Terkesan Tutup Mata

Posted by : admin Desember 19, 2023

 

Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Diduga proyek pengerasan jalan yang berlokasi di RT 15 BTN Permata Berlian kelurahan Sriwijaya, kecamatan Tungkal Ilir, kabupaten Tanjab Barat dikerjakan asal jadi.

Proyek yang bersumber dari alokasi dana APBD perubahan kabupaten Tanjab Barat, tahun 2023 ini terlihat baru saja selesai dikerjakan sayangnya sudah rusak dan berlobang di sana sini. Dikhawatirkan, pekerjaan yang dibangun melalui uang rakyat ini tidak akan bertahan lama.

Dari data yang di himpunan dilapangkan, proyek yang dikerjakan oleh CV. Inter Nusa Niaga dan konsultan pengawas CV. Mega Konsultan dengan besar anggaran 500 juta.
Sayangnya kwalitas pekerjaan tidak sesuai dengan besaran dana yang dikucurkan pemerintah.

Menurut warga setempat, proyek pengeras jalan yang berlokasi di blok B dan blok C perumahan permata berlian ini baru selesai dikerjakan sekitar satu Minggu yang lalu.

” Baru satu Minggu lah ini selesai di kerjakan , hanya dua blok yang dapat penimbunan ini, ” kata warga. (19/12/2023)

Warga juga menjelaskan, kondisi rusak dan berlobang nya proyek pengerasan tersebut memang sudah terlihat sejak awal. Bahkan ada di beberapa titik yang sangat parah kondisinya.

” Dari awal sudah begitu kondisi nya pak, kami kita di ahir pekerjaan akan diperbaiki ternya tidak dan dibiarkan begitu saja, ” terang warga perumahan.

Ia juga berharap dinas terkait tidak hanya diam dan tutup mata, karna pembangunan tersebut menggunakan uang rakyat tentu harus terjamin mutu dan kualitasnya.

” Kita berharap dinas terkait lakukan kroscek, jangan hanya menerima laporan diatas meja saja, termasuk konsultan pengawas bagaimana pengawasan nya sampai betini hasil pekerjaannya, ” ujar warga.

Terpisah konsultan pengawas dinas perkim Hamzah mengatakan jika proyek pengerasan tersebut belum selesai atau pinal. Menurutnya juga masih ada tahapan yang akan dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana pekerjaan.

” kita akan kasi tau kepada pihak rekanan nya untuk segera memperbaiki kondisi yang ada, lagian pekerjaan yang ada ini masih ada masa pemeliharaan nya, ” kilahnya.

Sayangnya pihak kontraktor pelaksana dari CV. Inter Nusa Niaga belum berhasil dikonfirmasi terkait buruknya kualitas pekerjaan yang dilaksanakan oleh prusahynya tersebut baik secara langsung maupun via telepon.

Sementara itu dalih masa pemeliharaan acap kali dijadikan sebagai senjata untuk menghindari dari buruknya kualitas pekerjaan, sayangnya hal tersebut kerap terjadi pada pekerjaan proyek yang menggunakan alokasi dana APBD. (S2)

RELATED POSTS
FOLLOW US