Lantangjambi id, Tanjabbar, – Proyek Dana Desa Teluk Pengkah, kecamatan Tebing Tinggi tahun anggaran 2025 rusak. Negara berpotensi dirugikan, hingga kini kades masih bungkam. Kamis (12/2/2026)
Jalan rabat beton yang bersumber dari proyek Dana Desa Teluk Pengkah, kecamatan Tebing Tinggi rusak. Hingga kini kepala Desa beserta perangkat terkait yang terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut masih bungkam.
Proyek jalan rabat beton yang diperkirakan menelan dana hingga ratusan juta rupiah dari alokasi dana Desa tahun anggaran 2025 ditemukan dalam kondisi rusak.
Selain terpantau retak jalan yang baru selesai di bangun beberapa bulan lalu sudah terkelupas dan berdebu.
Seperti yang terpantau di RT 05 kondisi jalan rabat beton yang baru beberapa bulan selesai dikerjakan tersebut sudah terkelupas dan berlobang.
” Tidak lama selesai dikerjakan sudah rusak, sudah kami sampaikan pada pihak desa tapi tidak ada perbaikan sampai sekarang, ” kata warga kepada media.
Warga juga menyayangkan proyek yang dibangun dengan anggaran ratusan juta dari alokasi dana desa hanya bertahan dua bulan setelah selesai dibangun.
” Kurang lebih dua bulan selesai di kerjakan sudah rusak, karna tidak ada perhatian kondisinya makin parah, padahal anggaran nya cukup besar, ” sebutnya.
Tak hanya di RT 05 proyek jalan rabat beton Desa Teluk Pengkah yang berlokasi di RT lainnya juga ditemukan dalam kondisi retak dan terkelupas.
Ungkapan senada juga dilontarkan warga lainnya, kondisi proyek yang bersumber dari alokasi dana desa Teluk Pengkah menurut nya hampir setiap tahun berkualitas rendah sehingga mudah retak dan terkelupas.
” Bukan yang tahun ini saja, setiap tahun memang seperti ini kualitas pekerjaan dana desa, tidak lama selesai dikerjakan rusak,”ungkapnya.
Karena kerab terjadi setiap tahunnya warga meminta pihak BPKP Provinsi Jambi segera melakukan audit khusus dana desa Teluk Pengkah agar diketahui apa penyebab rendahnya mutu dan kualitas pekerjaan dari dana desa.
” Kami berharap BPK yang lakukan audit, supaya jelas siapa yang curang dalam pengelolaan dana desa di wilayah kami ini, “tegasnya.
Sayangnya kepala Desa Teluk Pengkah, Tamrin saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp belum merespon sehingga belum diketahui apa penyebab rusaknya sejumlah jalan rabat beton yang dibangun melalui sumber dana desa tahun 2025.
Demikian juga pihak inspektorat kabupaten Tanjab Barat, melalui Irban 1 saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp belum memberikan jawaban.(S2)