Terkesan Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Normalisasi Sungai Serindit Alami Longsor 

Posted by : admin Februari 27, 2026

 

Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Terkesan dikerjakan asal jadi, proyek normalisasi di Desa Serindit, kecamatan Pengabuan, kabupaten Tanjab Barat alami longsor. Jum’at (27/2/2026).

Proyek normalisasi sungai di Desa Serindit, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, dengan nilai kontrak sebesar Rp489.823.153,- yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2025 kini alami longsor.

Hal itu dikatakan masyarakat setempat terkait kondisi proyek normalisasi yang baru selesai dikerjakan pada akhir tahun lalu kini banyaknya bagian proyek yang mengalami longsor dan masyarakat mengajukan permintaan agar pihak terkait melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.

Proyek yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi, Bidang Sumber Daya Air, dengan penyedia jasa CV. Abi Karya Persada, seharusnya bertujuan untuk memperbaiki kondisi sungai serta mencegah bahaya banjir dan erosi. 

Sayangnya kondisi terkini menunjukkan dugaan adanya masalah pada pelaksanaan pekerjaan yang menyebabkan beberapa bagian mengalami longsor dan rusak.

“Kita berharap proyek yang menggunakan anggaran dari APBD ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai standar. Tidak hanya berhenti pada permintaan maaf jika memang ada kekurangan, tapi harus ada tindakan tegas dan pemeriksaan menyeluruh terkait kualitas pelaksanaannya,” kata warga.

Menurut peraturan yang berlaku, proyek infrastruktur publik wajib memenuhi standar teknis untuk menjamin keamanan dan manfaat optimal bagi masyarakat. Pemeriksaan terhadap kualitas pelaksanaan serta kelengkapan dokumen terkait juga menjadi hal penting untuk memastikan penggunaan anggaran daerah berjalan dengan tepat dan akuntabel.

Sayangnya pihak Dinas PUPR Provinsi Jambi belum dapat dimintai keterangan terkait rusaknya proyek normalisasi di Desa Sungai Serindit, kecamatan Pengabuan.

Demikian juga pihak pelaksana pekerjaan serta konsultan pengawas belum dapat dikonfirmasi terkait proyek normalisasi yang menjadi sorotan masyarakat.(S2)

RELATED POSTS
FOLLOW US