Diduga HGU PT DAS Cacat Hukum, Warga Badang Minta Perpanjangan HGU Dibatalkan

Posted by : admin Januari 29, 2024 Tags : "Diduga , Cacat Hukum , HGU PT DAS

 

Lantangjambi.id,Tanjabbar, – Diduga perpanjangan HGU PT DAS cacat hukum, masyarakat Desa Badang, kecamatan Tungkal Ulu, kabupaten Tanjab Barat meminta ATR/BPN Tanjab Barat batalkan perpanjangan HGU.

Aksi damai ratusan warga Desa Badang di depan kantor ATR/BPN Tanjab Barat sampaikan sejumlah data serta mendesak BPN Tanjab Barat membatalkan perpanjangan HGU PT DAS terhadap 2.963 hektar tanah ulayat Desa Badang.

Hal itu disampai ketua poktan Desa Badang sekaligus penanggung jawab aksi damai di depan kantor ATR/BPN.

” Dari awal sudah sangat jelas pak, bahwa kami dari desa Badang menolak semua kebijakan yang lakukan pemerintah kabupaten dan PT DAS soal penyelesaian tanah ulayat kami yang masuk dalam area HGU PT DAS, ” kata Dedi.

Menurutnya juga, dengan tidak bersepakat nya masyarakat desa Badang dan PT DAS bearti belum ada penyelesaian kedua belah pihak. Sudah jelas menolak kenapa perpanjangan HGU untuk lahan desa Badang tetap di paksakan, kami minta BPN dapat menjelaskan persoalan ini.

” Berdasarkan semua fakta yang sudah terjadi kami hari ini kami minta BPN membatalkan perpanjangan HGU PT DAS untuk 2.963 hektar tanah ulayat Desa Badang, dan kami minta BPN tidak berpihak pada perusahaan, ” tegasnya.

Kepala ATR/BPN Tanjab Barat, Idian langsung merespon apa yang menjadi aspirasi masyarakat Desa Badang. Dengan didampingi sejumlah pejabat BPN dia menyambut aspirasi positif yang di tuangkan dalam aksi damai.

” Kami dari ATR/BPN Tanjab Barat berterimakasih pada bapak dan ibu yang sudah hadir di BPN untuk menyampaikan aspirasinya, ” katanya di depan masyarakat Badang.

Dia juga membuka ruang diskusi dan dialog kedua pihak untuk membahas sejumlah pertanyaan yang disampaikan masyarakat Badang dalam aksi damai tersebut.

” Saya sudah menyiapkan ruangan untuk 10 orang perwakilan masyarakat supaya dapat berdialog terkait hal-hal yang telah di sampaikan tadi, ” pintanya.

Dari pantauan dilokasi, seluruh jajaran keamanan dari polri dan Satpol-PP masih bersiaga dilokasi. Sementara 10 orang perwakilan masyarakat sudah masuk ke kantor BPN melanjutkan dialog tertutup. (S2)

RELATED POSTS
FOLLOW US