Dugaan Perselingkuhan Kadis Dinkes Tanjabbar Jalan Ditempat, Inspektorat dan BKPSDM Sebut Dalam Tahap Proses

Posted by : admin April 17, 2024

 

Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Dugaan perselingkuhan kepala dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanjab Barat hingga kini masih jalan di tempat. Sempat viral dan jadi sorotan masyarakat hingga kini belum ada sangsi yang diberikan pemerintah.

Kasus perselingkuhan yang diduga dilakukan oleh oknum kepala dinas kesehatan kabupaten Tanjab Barat hingga kini terus bergulir. Pasalnya, publik menyoroti tindak lanjuti perkembangan kasus tersebut sejauhmana prosesnya yang di lakukan tim Baperjakat hingga kini tak kunjung ada kabar.

Kepala BKPSDM Saldi saat dikonfirmasi sejumlah media mengatakan jika kasus dugaan perselingkuhan oknum kepala dinas tersebut masih dalam tahap proses.

” Saat ini masih dalam tahap proses, dan belum bisa berbicara banyak terkait kasus tersebut, ” katanya saat dikonfirmasi melalui via telepon, Rabu (17/4/2024).

Saat ditanya sejauh mana sudah tahapan prosesnya, dan aturan apa saja yang diduga dilanggar oleh kepala dinas kesehatan selaku ASN aktif.

” Sejauh ini tahapan proses sudah bentuk tim dan hanya tinggal pemeriksaan saja lagi,”sebutnya.

Disinggung soal sangsi apa yang akan di berikan apabila terbukti,Saldi menyebutkan itu kami tidak bisa juga memutuskan.itu lemparnya tergantung tim lah keputusannya.

Diminta perjelas siapa yang akan memutuskan nada suara Saldi dinilai sedikit gagap atau berat untuk mengatakannya meskipun akhirnya di sebutkannya nanti keputusannya tergantung pak Bupati tapi atas dasar usulan tim.

Ditanya kembali apakah oknum bersangkutan telah dipanggil dilakukan pemeriksaan, sebagai mana prosedur dan aturan yang berlaku.

” Kemarin awal sudah diklarifikasi oleh inspektorat, tapi nanti akan di klarifikasi lagi oleh tim, ” terangnya.

Lebih lanjut di tanya apakah sejauh ini barang bukti telah dikantongi,Saldi menjelaskan terkait barang bukti ia melempar itu coba konfirmasi sama inspektorat.

Lebih lanjut ditanya sangsi apa yang diberikan kalau menurut aturan ASN, terkait pelanggaran yang dengan sengaja dilakukan oleh oknum kepala dinas Dinkes.

” Menurut aturan ASN itu melanggar PP 94 tahun 2021, ” tegasnya .

Kembali di tanya berupa sangsi apa yang akan diberikan terkait PP 94 yang dilanggar ia mengaku pokoknya sangsi berat lah ,di minta perjelas apakah sangsi berat itu sampai pada pencopotan jabatan sebagai kepala dinas karena telah mencoreng pemerintah kabupaten Tanjab Barat.

” Tergantung kajian dari tim dulu tidak bisa juga saya ngomong gitu gini,”ungkapnya.

Sementara terpisa kepala inspektorat kabupaten Tanjung Jabung Barat Encep dikonfirmasi hal sama mengatakan,kasus dugaan tersebut sudah di proses dan bahkan pihaknya juga mengaku pihak ASN bersangkutan telah di panggil.

“Terkait sangsi apa yang di berikan tergantung keputusan Tim yang jelas saat ini tim lagi bekerja sambil menunggu mengumpulkan sejumlah bukti-bukti dan minta Keterangan dari berbagai pihak,”pungkasnya.

Sayangnya kepala dinas kesehatan kabupaten Tanjab Barat, H. Zaharudin belum berhasil dikonfirmasi terkait kasus yang sedang melilitnya. Baik dikonsumsi secara langsung maupun melalui via telepon, hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari kadis kesehatan Tanjab Barat. (S2)

RELATED POSTS
FOLLOW US