Rumah Warga Teluk Nilau Longsor, Hingga Kini Belum Ada Bantuan Pemkab Tanjabbar

Posted by : admin November 19, 2024

 

Lantang Jambi.id, Tanjabbar, – Satu unit rumah warga di Kelurahan Teluk Nilau alami musibah longsor. Namun hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah kabupaten Tanjab Barat. Selasa (19/11/2024).

Miris nasib yang dialami Sanusi dan Halim warga RT 19 Kelurahan Teluk Nilau, kecamatan Pengabuan. Pasalnya pada Selasa malam sekira pukul 00 Wib rumah yang ditempatinya longsor ke sungai Pengabun.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja warga kehilangan rumah dan harta benda akibat peristiwa longsor tersebut.

Hal itu dibenarkan Lurah Teluk Nilau, Raudah. Menurutnya peristiwa tersebut terjadi pada tengah malam, dan saat ini korban telah diungsikan ke rumah warga terdekat.

” Korban sudah kita ungsikan sementara ke tempat warga setempat, katanya saat dikonfirmasi Lantang Jambi via telepon.

Saat ditanya antisipasi apa yang dilakukan pemerintah setempat dalam hal ini pihak kelurahan untuk memberikan bantuan kepada salah satu warga yang mengalami musibah longsor.

” Saat ini kita bersama warga sedang melakukan gotong royong untuk membangun kembali rumah yang terkena longsor tersebut, ” jelasnya.

Dia juga menerangkan, selain itu pihak kelurahan juga telah mengkoordinir bantuan suka rela yang diberikan masyarakat untuk korban Longsor.

Dari data yang dihimpun dilokasi, hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah kabupaten Tanjab Barat, terkait musibah longsor yang dialami salah satu warga kelurahan Teluk Nilau, kecamatan Pengabuan.

Terpisah kadis BPBD kabupaten Tanjab Barat, Zulfikri saat dikonfirmasi media ini mengaku telah mengetahui peristiwa itu dari pihak kelurahan Teluk Nilau.

” Iya kita sudah dapat data dari kelurahan, terkait longsor yang diakibatkan abrasi air sungai, , ” katanya pada Lantang Jambi.

Saat ditanya apa tindakan dan upaya dinas terkait terhadap warga kelurahan Teluk Nilau yang tekena musibah longsor.

” Rencana besok kami kesana untuk memberikan bantuan sosial pada korban, ” pungkasnya. (S2)

RELATED POSTS
FOLLOW US