Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Diduga perbaikan fender pelabuhan Roro Kuala Tungkal beberapa waktu lalu berbau pungli. Pasalnya, adanya permintaan sumbangan dari dishub ke pihak perusahaan hingga ratusan juta. Kamis (27/2/2025).
Merebak kabar adanya permintaan sumbangan dari dishub hingga ratusan juta kepada pihak perusahaan (agen) kapal saat fender pelabuhan Roro jatuh ke laut beberapa waktu lalu.
Anggota Dewan Kabupaten Tanjab Barat, Endri Avian minta Inspektorat Tanjab Barat mengkaji ulang proyek fender kapal Roro Kualatungkal, yang di kerjakan pada Tahun 2022 silam.
Hal itu ditegaskannya politisi PPP ini, dia meminta pihak inspektorat Tanjab Barat untuk mengkaji ulang proyek fender tersebut, karena adanya dugaan pemintaan sumbangan bantuan kepada pihak perusahaan(red,agen) kabarnya.
” Kita minta pihak terkait mengkaji ulang proyek fender yang dilaksanakan dishub tahun 2022 lalu, dan inspektorat kita minta segera mengkaji hal itu, ” kata politisi PPP ini saat dikonfirmasi media melalui via telepon.
Menurutnya juga, tak hanya terkait soal proyek fender, wakil rakyat ini juga meminta pihak-pihak terkait yang memiliki kewenangan untuk memeriksa jabatan kadis perhubungan selama dalam berapa hari ini.
” Kita mohon pihak terkait dikaji lagi, soal dishub ini,”ucapnya.saat diminta tanggapan oleh sejumlah media.
Terpisah ketua Komisi lll DPRD Tanjab Barat dari fraksi PAN, Albert Chaniago saat dikonfirmasi kapan agenda pemanggilan dinas perhubungan ke DPRD Tanjab Barat.
” Rencananya mungkin nanti habis Paripurna, karena saat ini lagi dikoordinasikan dengan rekan-rekan anggota Komisi lll, tentang kesiapan waktu yang pas,”katanya.
Ditanya apakah pemangilan tersebut hanya pihak Dinas Perhubungan saja atau pihak-pihak terkait lainya juga akan di panggil ke DPRD Tanjab Barat.
.”Pemanggilan kita fokus terhadap pihak Dinas Perhubungan saja dulu,”ungkapnya.
Diberitakan Sebelumnya, kepala dinas perhubungan kabupaten Tanjab Barat, Samsul Juhari berikan pengakuan berbeda terkait soal perbaikan fender. Dia mengaku jika perbaikan fender dilakukan langsung oleh pihak agen kapal.
Disinggung berapa besaran dana yang diberikan pihak agen ke dinas perhubungan terkait ganti rugi fender yang jatuh kelaut.
” Saya lupa berpa jumlahnya, yang jelas pihak kapal Roro lah yang mencari pihak ketiga untuk melakukan perbaikan kerusakan fender saat itu, “kilahnya.
Terpisah kepala inspektorat kabupaten Tanjab Barat, Encep Jarkasih akan mempelajari dan mengkaji informasi yang telah disampaikan.
” Setidaknya ini merupakan informasi awal bagi kami, dan akan mengkaji untuk langkah dan upaya selanjutnya, “pungkasnya. (S2)