Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Dianggarkan ratusan juta rupiah rehab 3 lokal dan bangunan satu ruangan baru SDN 138 Tanjab Barat, yang berlokasi di Desa Suka Damai terkesan mark-up anggaran. Jum’at (9/12026).
Rehab sebanyak 3 ruang belajar siswa dan bangunan satu ruangan baru telah dianggarkan Pemerintah Pusat melalui alokasi dana revitalisasi sebesar Rp. 810.284.482 melalui sumber dana APBN Tahun 2025.
Dari data yang berhasil dihimpun media ini dilapangan, selain pelaksana pekerjaan menggunakan material yang bermutu rendah, pekerjaan fisik satu lokal hingga akhir tahun 2025 belum rampung dikerjakan.
Rehab dan pembangunan gedung baru yang dikelola oleh panitia pembangunan satuan pendidikan (P2SP) terindikasi tidak sesuai dengan dana yang dikucurkan pemerintah.
” rehab 3 lokal ganti atap, pelapon serta kramik lantai, selain itu juga bangun satu lokal ruang baru,” kata tukang saat dikonfirmasi dilokasi kerja.
Saat ditanya kenapa pekerjaan belum selesai hingga akhir tahun menurut nya ada keterlambatan dana masuk
” Anggaran nya kemarin bulan November baru cair, maka pekerjaan nya molor, ” sebut tukang.
Besarnya anggaran serta penggunaan material yang tidak standar juga menjadi sorotan warga, karena akan berdampak terhadap kualitas pekerjaan.
” Dana sebesar itu masak cuma untuk rehab dan bangun satu ruangan, itu terlalu besar apa lagi ini di wilayah tanah keras tanpa menggunakan pondasi berupa cerucup, ” sebutnya.
Sayangnya kepala sekolah SDN 138 Tanjab Barat, Sahid Agus, belum dapat dikonfirmasi baik secara langsung maupun melalui via telepon terkait dugaan besarnya anggaran yang digunakan hanya untuk merehab 3 ruangan belajar siswa.
Demikian juga panitia pembangunan satu pendidikan ( P2SP) hingga berita ini diterbitkan belum dapat dimintai keterangan. (S2)