Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Pasca turun harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di kabupaten Tanjab Barat, terpantau mulai merangkak naik. Jum’at (5/6/2026).
Sempat bergejolak selama dua pekan terakhir dengan harga di bawah Rp 1.000/ kilo gram, kini harga TBS sawit di wilayah kabupaten Tanjab Barat, terpantau merangkak naik dengan harga diatas Rp 2000/ kilo gram.
Hal itu dibenarkan salah satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di kabupaten Tanjab Barat, saat dikonfirmasi terkait perkembangan harga TBS di awal Juni 2026.
” Alhamdulillah pada Minggu ini telah ada kenaikan pasca terjadinya penurunan beberapa waktu lalu, ” katanya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp.
Menurutnya juga, berdasarkan harga satuan yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada Minggu ini terjadi kenaikan yang signifikan.
Berikut harga TBS berdasarkan tahun tanam:
3 tahun Rp. 2.669,28
4 tahun Rp. 2.867,00
5 tahun Rp. 2.997,59
6 tahun Rp. 3.121,82
7 tahun Rp. 3.200,39
8 tahun Rp. 3.269,96
9 tahun Rp. 3.333,38
10-20 tahun Rp. 3.440,77
21-24 tahun. Rp. 3.3340,48
25 tahun Rp. 3.193,15
CPO. Rp. 13.346,11
Kernel. Rp. 13.134,22
Indeks “K” 95,22%
10-20 tahun naik 137,45/kg TBS.
Kepala Disbunak kabupaten Tanjab Barat, Ridwan membenarkan adanya kenaikan harga TBS di kabupaten Tanjab Barat.
” Iya benar satuan harga tersebut berdasarkan data dari disbun Provinsi,”ujarnya.
Dia juga memastikan terus melakukan kordinasi dengan dinas perkebunan provinsi terkait penerapan harga TBS di kabupaten Tanjab Barat.
” Kita akan terus pantau harga TBS di Tanjab Barat, untuk memastikan satuan harga yang telah ditetapkan Dinas Perkebunan Provinsi tersebut dijalan oleh pihak Pabrik Kelapa Sawit, ” tutupnya.(S2)