Hadiri HUT Tanjabbar Ke-61, Usman Ermulan Dorong Pemkab Buka Jaulur Pelabuhan Roro-Johor

Posted by : admin Agustus 10, 2026

 

Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Hadiri HUT kabupaten Tanjab Barat ke-61, mantan Bupati Tanjab Barat, Usman Ermulan dorong pemkab buka jalur pelabuhan Roro-Johor. Senin (10/8/2026).

Menurutnya, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dinilai memiliki peluang besar menjadi pintu gerbang perdagangan internasional Jambi. Potensi tersebut dinilai bisa diwujudkan dengan membuka jalur Roll-on/Roll-off (Roro) dari Tungkal menuju Johor, Malaysia.

Gagasan itu disampaikan Usman, yakni mendorong Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat tidak hanya melihat Tungkal sebagai pelabuhan daerah, tetapi mulai membangun konektivitas langsung dengan kawasan perdagangan internasional.

Menurut Usman, secara geografis Tungkal memiliki posisi strategis untuk menjadi jalur perdagangan menuju Malaysia, bahkan Singapura.

“Jalur Sutra di Jambi itu hanya Tungkal. Kita bisa buka jalur ke Pelabuhan Kukup, Johor Bahru, atau bahkan langsung ke Singapura,” ujar Usman.

Ia menilai konektivitas tersebut akan membuka peluang besar bagi kabupaten Tanjab Barat untuk mengembangkan ekspor berbagai komoditas, termasuk ternak sapi.

Usman menyebut kebutuhan sapi dan daging di Malaysia serta Singapura cukup tinggi. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dilihat sebagai peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan daerah.

“Permintaan ekspor sapi dari Singapura dan Malaysia sangat tinggi. Selama ini yang banyak tersedia hanya daging beku. Ini peluang yang harus kita tangkap,” katanya.

Dorong Jalan Roro Jadi Jalan Nasional, untuk membuka jalur perdagangan tersebut, Usman menilai persoalan infrastruktur harus menjadi perhatian utama. Ia mendorong agar akses jalan menuju kawasan Roro segera diperjuangkan menjadi jalan nasional.

Lebih lanjut menurutnya, peningkatan status jalan akan menjadi langkah penting untuk mendukung konektivitas darat dan laut sekaligus memperkuat posisi Tanjab Barat sebagai kawasan strategis perdagangan.

“Jalur jalan ke Roro harus segera diajukan sebagai jalan nasional,” tegasnya.

Namun, jika pembangunan jalur Roro membutuhkan alternatif baru, Usman mendorong Pemkab Tanjab Barat membangun pelabuhan baru yang secara khusus dipersiapkan untuk melayani konektivitas internasional.

” Kan ada Lahan 20 Hektare, tinggal berani eksekusi atau tidak,” tegasnya.

Usman menyebut peluang pembangunan pelabuhan baru semakin terbuka karena tersedia lahan sekitar 20 hektare yang dapat dikembangkan.

Ia memperkirakan pembangunan awal pelabuhan tersebut dapat dilakukan dengan anggaran sekitar Rp20 miliar, tentunya melalui kajian teknis, perencanaan dan skema pembiayaan yang matang.

“Lahannya kan ada sekitar 20 hektare. Paling tinggal dibiayai sekitar Rp20 miliar. Kita bisa bangun pelabuhan Marina dengan tujuan Johor,”pungkasnya.(S2)

RELATED POSTS
FOLLOW US