Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Batang Pinang dijadikan tiang listrik. Warga RT 14 Sungai Saren, Kelurahan Bram Itam Kiri minta pihak PLN Kualatungkal dan Pemkab Tanjab Barat tidak tutup mata. Minggu (2/8/2026).
Sebanyak 5 batang pinang dijadikan tiang penyanggah jaring listrik PLN di RT 14 Kelurahan Bram Itam Kiri, kecamatan Bram Itam, kabupaten Tanjab Barat.
Jaringan listrik yang tidak standar bahkan terkesan dapat membahayakan tersebut belakangan menjadi sorotan warga. Menurut warga, kondisi jaringan listrik tidak standar tersebut sudah berlangsung sejak lama.
” Sudah lama jaringan ini menggunakan batang pinang, kurang lebih 3 tahun namun tidak ada upaya pengantian tiang yang standar, ” keluh warga RT 14.
Menurutnya juga, terdapat bentangan jaringan listrik sepanjang ratusan meter yang menggunakan tiang penyanggah dari batang pinang.
” Jaringan listrik yang menggunakan batang pinang ini ada ratusan meter, karena jarang dari satu batang pinang ke batang pinang lainnya lebih dari 20 meter, ” jelas warga.
Kekhawatiran warga semakin besar karena lokasi tersebut berada di lingkungan permukiman masyarakat, tepatnya di kawasan RT 14 yang mengarah ke Parit 10.
” Kita sangat kwatir saat melintas, apalagi angin kencang dan hujan, “ujarnya.
Warga berharap pemerintah kabupaten Tanjab Barat melalui dinas terkait serta pihak PLN Kualatungkal tidak tutup mata dengan kondisi jaringan listrik yang dapat membahayakan keselamatan warga tersebut.
” Kami berharap batang pinang segera diganti dengan tiang listrik yang sesuai dengan standar PLN, agar tidak adalagi kekhawatiran warga saat melintas, ” harapnya.
Sayang nya hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan dari pihak PLN Kualatungkal terkait adanya jaringan listrik yang menggunakan tiang dari batang pinang. (S2)