Laksanakan Debat Satu Kali, KPU Tanjabbar Banjir Kritikan, Pengamat : Debat Itu Berapa Kali Tergantung Pradikma Yang Digunakan

Posted by : admin November 7, 2024

 

LantangJambi.id, Tanjabbar, – Laksanakan debat kandidat dipilkada 2024 haya satu kali, KPU kabupaten Tanjab Barat banjir kritikan. Kamis (7/11/2024).

Akan laksanakan debat kandidat pilkada hanya satu kali saja pada pilkada 2024, KPU kabupaten Tanjab Barat, banjir kritikan. Selain mendapatkan kritikan tajam dari organisasi mahasiswa HMI Tanjab Barat, KPU juga menjadi sorotan organisasi masyarakat yang ada di kabupaten Tanjab Barat.

Selain terkesan tak mampu sebagai penyelenggara, KPU Tanjab Barat juga dinilai tak mampu memaksimalkan kegiatan dengan anggaran besar yang telah dikucurkan pemerintah.

Sementara terkait polemik Debat tersebut, Pengamat Politik Dr. Arfa’i, SH, MH. Saat di minta tanggapan mengatakan.
Menurutnya, soal debat itu berapa kali tergantung paradigma yang digunakan,1. apakah pakai paradigma hanya sebagai sekedar kegiatan itu dilaksanakan saja, 2. Apakah Pakai paradigma debat itu sebagai wadah bagi rakyat untuk menilai kualitas dan kemampuan calon.

Jika menggunakan paradigma yang ke 2  seharusnya dilaksanakan lebih dari 1 kali agar calon bisa mengeksplor visi dan misinya secara utuh dan pemilih bisa menilai visi dan misi serta kemampuan calon juga secara utuh.

Apalagi jika dilihat dari ketentuan terkait  keterpenuhan yang harus dicapai dalam debat calon kepala daerah yang diatur dalam keputusan KPU  Nomor 1363 Tahun 2024 tentang pedoman teknis pelaksanaan kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubenur, Bupati dan wakil Bupati serta walikota dan wakil walikota, terdapat 6 capaian terkait dengan;

1.meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
2.memajukan daerah;
3. meningkatkan pelayanan kepada masyarakat;
4.menyelesaikan persoalan daerah;
5. menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional; dan
6. memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan.

Lanjutnya,Artinya apakah debat yang hanya satu kali itu bisa mencapai 6 hal itu,itu yang seharusnya dijadikan tolak  ukur dan pedomannya,”jelas pengamatan politik provinsi Jambi ini.(S2)

RELATED POSTS
FOLLOW US