Lantangjambi id, Tanjabbar, – Sikapi penempatan TPS di lokasi tim sukses salah satu paslon. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjab Barat, bergerak cepat panggil PPK kecamatan Tungkal Ilir. Jum’at (15/11/2024).
Menyikapi keluhan masyarakat terkait dugaan penempatan TPS di lokasi tim sukses salah satu paslon kandidat pilkada, KPU Tanjab Barat, gerak cepat memanggil ketua PPK Tungkal Ilir lakukan koordinasi.
Hal itu dikatakan komisioner KPU kabupaten Tanjab Barat, bidang hukum dan pengawasan, Ronal Pasrah, SH kepada media ini.
Dikatakannya, setelah mengetahui dari pemberitaan media online terkait keluhan masyarakat tentang adanya lokasi TPS yang diduga berada dilokasi tim sukses salah satu Paslon pihaknya langsung melakukan langkah-langkah kordinasi dengan PPK kecamatan Tungkal Ilir.
” Setelah kami lakukan kroscek kelokasi bersama PPK, ternyata TPS 07 bukan dilokasi tim sukses salah satu Paslon, melainkan lokasi tersebut merupakan keluarga dari salah satu Paslon, ” katanya saat dikonfirmasi langsung diruang kerjanya.
Menurutnya juga, untuk menjaga netralitas dan tetap menjaga pilkada damai dan penuh kegembiraan KPU bersama PPK sepakat TPS 07 dilakukan pemindahan lokasi.
” Untuk menjaga potensi yang tidak kita inginkan maka TPS 07 kita pindahkan lokasi yang sebelumnya di depan malabar dipindah tempat ke depan Panti asuhan Muhammadiyah Kualatungkal,” tegasnya.
Lebih lanjut menurutnya, terkait TPS 10 yang yang dilihat warga di data tersebut merupakan data lama yakni saat penempatan TPS pada pileg dan pilpres kalu.
” Itu penempatan TPS saat pileg dan pilpres, sementara untuk penempatan pada pilkada lokasi telah berubah yakni di depan SDN 1 Kualatungkal, ” jelasnya.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Tanjab Barat yang telah respon terhadap potensi-potensi yang dapat mengakibatkan timbulnya permasalahan di kemudian hari.
” Terimakasih kepada masyarakat kabupaten Tanjab Barat, atas respon positif nya guna menjaga pilkada damai dan pesta demokrasi penuh kegembiraan, ” ucapnya.
Sebelumya diberitakan, penempatan lokasi TPS dalam kota Kualatungkal, kabupaten Tanjab Barat disorot. Pasalnya diduga lokasi TPS merupakan milik salah satu timses Paslon Pilkada 2024.
Selain tak ditempatkan pada lokasi yang netral, penempatan lokasi TPS juga mencurigakan warga dengan ditempatkannya Tempat Pemungutan Suara (TPS) lokasi timses salah satu kandidat Paslon pilkada Tanjab Barat 2024.
Kecurigaan ini di ungkapkan salah seorang warga yang enggan sebutkan namanya kepada media ini. Menurutnya, untuk menciptakan pilkada damai dan bersih serta penuh kegembiraan sebagaimana yang diinginkan banyak pihak.
” Seharusnya TPS ini ditempatkan di lokasi yang netral, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari para pihak yang sedang berkontestasi, ” katanya.
Dia juga meminta pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan pengawas pemilu (Banwaslu) Kabupaten Tanjab Barat untuk mengkaji ulang lokasi TPS tersebut, untuk menjaga netralitas serta menciptakan pilkada yang berintegritas.
” Inikan masih ada waktu, kita berharap penyelengara pemilu kada yang yakni KPU, dan pengawas pemilu Bawaslu untuk lakukan pengkajian ulang terkait penempatan lokasi TPS,” pintanya, Jum’at (15/11/2024) siang.
Lebih lanjut dia menjelaskan, adapun dua lokasi yang diduga tersebut seperti lokasi TPS 7 Jalan Bayangkara (Malabar) dan TPS 10 di lokasi hotel masa kini.
” Warga Kualatungkal tau persis jika dua lokasi tersebut merupakan milik dari timses salah satu paslon, tentu sangat lah tidak elok jika tempat timses dijadikan lokasi TPS, “tegasnya.
Sementara itu terpisah Halim Gumri (cik Alat) Menangapi tentang lokasi TPS tersebut, menyarankan pihak KPU dan Bawaslu alangkah baiknya meninjau ulang lokasi TPS yang akan menimbulkan berbagai asumsi publik tersebut.
“Saran kita lebih baik di pindahkan saja lokasinya, jangan di lokasi yang saat ini jadi sorotan publik, agar terwujudnya netralitas dan pilkada damai aman dan sejuk. Kalau masih dilokasi tersebut di khawaikan bisa menimbulkan polimik nantinya,” ujarnya.
Terpisah ketua Bawaslu kabupaten Tanjab Barat, Amrina Rasyada, M. Pd saat dikonfirmasi media ini mengatakan, bahwa pihaknya sedang melakukan identifikasi terkait potensi TPS rawan.
” Jadi sudah ada beberapa informasi terkait TPS yang dibuat di depan rumah timses paslon, dan informasi tersebut akan kami rekomendasikan ke KPU Tanjab Barat untuk dipindahkan agar pada hari pemungutan suara tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, ” tegas ketua Bawaslu saat dikonfirmasi via WhatsApp.
Lebih lanjut menurutnya, Bawaslu selalu siap menerima masukan dan informasi dari masyarakat terkait penempatan TPS sebelum pencoblosan pilkada 27 Nopember mendatang.
” Kami juga perlu informasi dari masyarakat, agar kami mendapatkan informasi terkait TPS yang berpotensi menimbulkan masalah nantinya, ” Ungkapnya. (S2)