Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Terkesan dikerjakan asal jadi, proyek jalan rabat beton yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Suak Labu tahun 2025 retak dan berdebu. Kamis (8/1/2026)
Baru selesai dikerjakan pada akhir tahun 2025 lalu jalan rabat beton yang berlokasi RT 07 dan 08 Desa Suak Labu , kecamatan Kuala Betara sudah rusak. Diduga akibat dikerjakan asal jadi kualitas proyek tidak tahan lama.
Proyek jalan rabat beton di RT 07 dan 08 yang diperkirakan menelan dana ratusan juta dari sumber dana desa kini kondisinya telah retak dan berdebu.
Hal ini diungkapkan warga setempat yang mengaku prihatin melihat hasil pekerjaan proyek Dana Desa yang belum lama dibangun sudah rusak.
” Baru berapa bulan umur jalan ini sudah rusak, kan sayang dana yang begitu besar untuk pekerjaan jalan ini hasilnya tidak maksimal, ” sebut warga.
Warga juga berharap pemerintah melalui dinas terkait untuk kroscek kelokasi melihat langsung hasil kerja yang tidak berkualitas tersebut.
” Kami berharap dinas terkait turun langsung, supaya kedepan pihak Desa lebih memperhatikan mutu dan kualitas pekerjaan, “harap warga.
Pantauan media dilokasi proyek ADD Desa Suak Labu yang dibangun pada tahun 2025 lalu sudah dalam kondisi rusak. Badan jalan ditemukan dalam kondisi retak di beberapa titik, selain itu coran badan jalan sudah terkelupas yang menimbulkan debu.
Sayangnya kepala Desa Suak Labu, Brahim hingga kini belum dapat dimintai keterangan terkait proyek jalan rabat beton yang terkesan dikerjakan asal jadi di desa yang dipimpinnya.
Baik itu dikonfirmasi secara langsung ke kantor Desa, maupun melalui sambungan telepon kades masih belum memberikan penjelasan. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp haya dibaca namun tidak di balas.
Bagaimana pekerjaan yang terkesan asal jadi ini bisa lolos dari pengawasan, lalu bagaimana pula peran kepala desa selaku penanggung jawab anggaran dana desa ?
Diharapkan pemerintah melalui inspektorat kabupaten Tanjab Barat segera melakukan kroscek kegiatan fisik ADD Suak Labu agar negara tidak dirugikan. (S2)