Proyek Pengaspalan 8,6 Milyar Sudah Rusak, Dinas PUPR Tanjabbar Bungkam

Posted by : admin Januari 4, 2024

Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Baru dibangun Proyek pengaspalan jalan Sialang sudah rusak, dinas PUPR kabupaten Tanjab Barat terkesan bungkam.

Kerusakan jalan batas antara Kota Kuala Tungkal dengan Desa Sialang, Kecamatan Tungkal Ilir, sepertinya menjadi simbol keengganan dinas PUPR Tanjab Barat, untuk menanggapi keluhan dan keprihatinan masyarakat. Meski pelaksanaan rekonstruksi baru selesai dalam satu bulan, namun keluh kesah warga tak mendapat respons yang diharapkan.

Sebagaimana upaya media ini untuk mendapatkan penjelasan terkait rusaknya proyek pengaspalan jalan batas kota di wilayah Sialang pada bidang Bina Marga Dinas PUPR kabupaten Tanjab Barat, Hilman saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pribadi nya tidak merespon alias bungkam.

Hingga kini belum ada upaya perbaikan dari pihak pelaksana pekerjaan sementara proyek tersebut menelan dana cukup pantastis hingga 8,6 milyar dari sumber dana APBD kabupaten Tanjab Barat tahun 2023 lalu.

Pasca satu bulan dikerjakan, pantauan di lokasi menunjukkan, bahwa sisi bibir jalan sudah runtuh dan pecah. Bahkan, beberapa titik jalan juga tampak bergelombang. Padahal, proyek peningkatan jalan tersebut baru saja selesai dikerjakan.

Keadaan ini tentu menimbulkan pertanyaan serius terkait kualitas pengerjaan yang dilakukan. Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi mengaku kecewa dengan kondisi jalan yang sudah rusak sebelum diresmikan. Mereka mendesak agar pihak terkait segera melakukan perbaikan, evaluasi serta bertanggung jawab atas kondisi ini.

“Kami merasa dirugikan dengan proyek ini. Jalan ini kan penting untuk akses transportasi dan perekonomian warga. Harusnya bisa tahan lama dan berkualitas, bukan malah rusak begitu saja. Ini kan seperti asal jadi saja,” ujar salah seorang warga, Kamis (28/12/2023).

Transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik, lanjut dia, menjadi kunci untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur benar-benar bermanfaat dan berkelanjutan bagi seluruh warga. “Kalau begini, bakal banyak yang dirugikan,” celutuk dia.

Diketahui proyek rekonstruksi jalan sepanjang kurang lebih 8 kilometer ini telah dianggarkan pemerintah kabupaten Tanjab Barat, melalui sumber dana APBD 2023 melalui dinas PUPR  Kabupaten Tanjab Barat sebesar, Rp 8. 679.400.000,00. Pengerjaan dilaksanakan oleh CV. Aldo Putra Jambi, dengan konsultan pengawas CV Elsana Cipta Prima.

Jalan batas antara Kota Kuala Tungkal dengan Desa Sialang merupakan salah satu jalan strategis di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jalan ini menghubungkan ibu kota kabupaten dengan sejumlah desa di Kecamatan Tungkal Ilir. Jalan ini juga menjadi jalur alternatif warga mengangkut hasil pertanian.

Sayangnya pihak rekanan dan konsultan pengawas belum berhasil dikonfirmasi terkait buruknya kualitas pekerjaan tersebut. Minimnya informasi yang didapat terkait proyek ini mengindikasikan bahwa pihak rekanan seakan tutup mata terhadap buruknya hasil pekerjaan yang ditanganinya.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan dari rekanan dan konsultan pengawas terkait pekerjaan pengaspalan yang menjadi tanggung jawabnya, baik itu secara langsung maupun melalui via telepon. Demikian juga dinas PUPR Tanjab Barat terkesan bungkam soal rusaknya proyek bernilai milyaran ini.(S2)

 

RELATED POSTS
FOLLOW US