Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Kepala Desa Dataran Pinang, kecamatan Kuala Betara, kabupaten Tanjab Barat ungkap soal keluhan warganya terkait tidak hadirnya Bupati dalam acara Pengajian Bulanan.
Hal itu diungkap kepala Desa Dataran Pinang, M Ikhsan saat dikonfirmasi media melalui via WhatsApp pribadinya.
” Saat ini kami sedang ada kegiatan diluar Desa, dan taunya persoalan ini setelah selesai acara, ” kata Kades melalui via WhatsApp. Minggu (4/8/2024).
Menurutnya, sebelum kegiatan berlangsung pihak Desa juga tidak diajak berkordinasi oleh pihak panitia terkait akan mengundang siapa saja dalam acara tersebut.
” Sebelum kegiatan kami juga tidak ada diajak berembuk, termasuk juga akan mengundang Bupati kami juga tidak diberitahu, ” jelas Kades.
Ia juga meyakini tidak hadirnya Bupati dalam kegiatan yang digelar oleh warganya tersebut dikarenakan adanya miskomunikasi pada pihak panitia itu sendiri.
” Sepertinya memang dari awal kordinasi pihak panitia yang tidak pas, bisa jadi undangan belum sampai atau memang ada kegiatan pak Bupati yang tidak dapat ditinggalkan, ” terang kades.
Lebih lanjut menurutnya, seharusnya persoalan ini tidak perlu di besar-besarkan dan dia yakin bahwa masyarakat Desa Dataran Pinang dapat memakluminya.
” Kami yakin masyarakat Dataran Pinang dapat memaklumi hal itu, jadi jangan ada yang mengatas namakan masyarakat dalam hal ini, ” tegasnya.
Sayangnya Kabag Prokofim kabupaten Tanjab Barat, Johan selaku corong dan juru bicara pemerintah kabupaten Tanjab Barat belum menjawab sejumlah pertanyaan media terkait pemberitaan yang ditujukan pada Bupati Tanjab Barat.
Hingga berita ini diterbitkan, Kabag Prokofim masih bungkam selain tidak menjawab pesan WhatsApp dia juga tidak merespon saat dikonfirmasi via telepon.
Demikian juga ketua panitia kegiatan ustadz Ibrahim belum berhasil dikonfirmasi terkait kebenaran informasi tentang kekecewaan warga terhadap Bupati Tanjab Barat yang disampaikan oleh Fandi Muhammad dibeberapa media online.(S2)