Lantangjambi.id, Tanjabbar, – Soal fender pelabuhan Roro dan dugaan pungli di dinas perhubungan kabupaten Tanjab Barat hingga kini belum ada tindak lanjut. Rabu (9/4/2025).
Kisruh fender pelabuhan Roro yang menggunakan ban mobil bekas serta dugaan pungli yang menerpa dinas perhubungan kabupaten Tanjab Barat hingga kini terkesan jalan di tempat.
Sebagaimana diketahui terkait persoalan tersebut komisi III DPRD kabupaten Tanjab Barat beberapa waktu lalu telah memanggil dinas perhubungan terkait soal fender dan dugaan pungli sayangnya hingga saat ini tidak ada progres serta penjelasan ke publik terkait hasil hearing komisi III DPRD dan dinas perhubungan.
Pasalnya, sejak dilakukan pemangilan oleh komisi III DPRD Tanjab Barat hingga saat ini tidak ada reaksi ataupun tindak lanjutnya. hingga menimbulkan asumsi beragam dari masyarakat, selain dianggap tidak serius publik juga menilai komisi III lamban dalam menyikapi persoalan.
“Mana lah komisi lll serius menangani persoalan itu, pemangilan yang dilakukan kesannya hanya pencitraan saja biar tampak dimata media dan publik mereka bekerja, ” kritik warga.
Lebih lanjut menurutnya, buktinya hingga saat ini tidak ada kejelasan tindakan apa yang sudah dilakukan komisi III, hanya sebatas pemangilan saja ending nya tidak ada.
” jangan-jangan sudah masuk angin, karna sampai saat ini tidak ada tindakan apapun, “tegasnya.
Sementara ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat Albert Chaniago, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) di upaya konfirmasi kembali oleh awak media terkait hal tersebut tidak memberikan komentar.
Saat ditanya kembali apa mungkin ada pemangilan kembali terhadap pihak-pihak terkait mengingat belum adanya kejelasan terkait kisruh fender dan dugaan pungli di dinas perhubungan kabupaten Tanjab Barat.
” Tidak ada, karena hasil audit dari pihak terkait terhadap kegiatan tersebut tidak ada temuan, kita pantau aja kinerja kadis nya,”jelasnya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp.(S2)